Posts

But Chocolate...

Pertama-tama, aku mau minta maaf sebelumnya karena udah lama banget enggak ngeblog. Dan secara, ini adalah postingan pertamaku di tahun 2014 (cukup parah memang). Kedua, terima kasih atas semua kritik dan saran yang udah temen-temen berikan. Itu sangat membantu dan mendukung banget. Dan mulai sekarang, semoga postingan-postinganku bisa lebih variatif dan bermanfaat bagi para pembaca yaa :D Btw, sebentar lagi Valentine's Day nih. Kemarin, OSIS memberikan kepercayaan ke aku untuk membuat cerpen untuk madingnya OSIS yang bertema valentine. Kali ini, aku akan nge-share tentang cerpenku itu. Tapi perlu diketahui ini adalah naskah aslinya, sedangkan yang dipasang di mading OSIS sudah dalam bentuk editan dan lebih singkat. So, check this out :D *** Coklat lagi coklat lagi. Valentine tinggal menghitung hari tapi aku masih tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Valentineku setiap tahunnya terkesan biasa saja, sama seperti hari-hari yang lainnya, tidak ada yang spesial. Membag...

I'm A Best Slave!

Image
Erica Goldson, seorang lulusan SMA terbaik di Amerika pada tahun 2010, sama seperti adat biasanya, menyampaikan pidato saat wisuda kelulusannya tiba. Pidato yang biasanya disampaikan dengan penuh rasa bangga dan bahagia karena telah lulus dengan hasil yang memuaskan, justru disampaikan Erica dengan penuh rasa takut. Berikut ini adalah pidato yang ia sampaikan tersebut : There is a story of a young, but earnest Zen student who approached his teacher, and asked the Master, "If I work very hard and diligently, how long will it take for me to find Zen? The Master thought about this, then replied, "Ten years." 
The student then said, "But what if I work very, very hard and really apply myself to learn fast - How long then?" Replied the Master, "Well, twenty years." "But, if I really, really work at it, how long then?" asked the student. "Thirty years," replied the Master. "But, I do not understand," s...

Bayangmu Mendengarku

Aku mengambil secarik kertas dan bolpoin saat pelajaran seni musik berlangsung. Seni Musik! Ya, yang paling kutunggu-tunggu adalah saat-saat seperti ini, saat kita boleh menciptakan lagu sendiri untuk ditampilkan di depan kelas beberapa minggu kedepan. Walaupun, ya, mungkin aku belum terlalu punya nyali untuk memberanikan diri maju dan menyanyikannya di depan teman-temanku. Tiba-tiba aku jadi teringat kamu yang sering menyanyikan lagu-lagu aneh saat aku duduk bersamamu. Ya, itu terdengar gila. Dan memang, aku sering berkata "Hentikan nyanyianmu!". Hahaha.. Itu terdengar lucu saat kamu tetap menyanyikannya, walau aku memaksamu untuk diam. Lagu-lagu itu sebenarnya keren, tapi mungkin nadanya kurang jelas. Apalah yang buatku ingin mengingat ulang lagu-lagumu itu.  Irama yang menyenandungkan pujian Nada yang menampilkan ketukan Suara yang sedang mendengarkan Telinga yang tak pernah bosan bersuara Buatku bingung kenapa bisa begitu Lagu itu untuk siapa? Semoga itu untukku ...

Unexpected Love - Part 4-B

Halo! :D Maaf banget *lagi* udah lama enggak nglanjutin Unexpected Lovenya. 1. Karena tugas banyak banget, jadi belum sempat nyelesaiin part 8 nya. 2. Eman-eman kalau ceritanya cepet dilanjutin, padahal nyari idenya lumayan susah hehehe '-' Oke, aku juga mau mengucapkan terima kasih kepada teman-teman saya yang banyak sekali menunggu kelanjutan Unexpected Love ini. "Ceritanya kok enggak dilanjutin? Aku penasaran." - Cindy Handoko. "Itu yang di blogmu itu bagus lho. Aku kan sering baca juga." - Jorge Enrique Io. "Lin, aku jadi pengen buat blog. Tapi habis UAS." - Febby Gunawan. Terima kasih yang luar biasa banyak untuk teman-teman lainnya juga yang belum disebutkan di atas yang jadi suka baca blog ini karena Sekar yang membuat laporan wawancara tentang aku, sebagai seorang blogger. Ini cukup menguntungkan karena menambah banyak sekali pageviewers nyaa :) oke thanks juga untuk Sekar. Ucapan terima kasih sudah cukup. Sekarang saatnya lan...